Sunday, August 28, 2016

#88LoveLife Vol. 2

Sebenarnya saya sudah mengikuti Diana Rikasari dari zaman SMA, zaman-zamannya blog booming saat itu, dan sangat menarik! Kak Diana selalu berbeda dari yang lainnya, gaya&fashionnya pun eye catching sekali!

Saat kak Diana launching buku #88LoveLife Vol.1 saya langsung beli dan penasaran, ternyata bukunya dapat merubah mindset saya, kemudian beberapa bulan kemudian hadir #88LoveLife vol. 2 yang kecenyaaaa super! Lebih suka buku ke-2 karena lebih ngena! Aku belajar menjadi positif thinking, mencoba lebih bersyukur dengan keadaan yang kupunya sekarang :)

Buku #88LoveLife ini hadir dengan ilustrasi-ilustrasi super awsome dari Kak Dinda dimana aku juga fans kak Dinda dari zamannya masih aktif ngeblog. Aku paling suka ilustrasi yang ini. Cocok banget antara quotesnya dan juga colorfull sekaliiiii <3



Kalo dari quotes, berhubung ku suka kata-kata yang membuat motivasi, jadi quotes terbaik di #88LoveLife Vol. 2 ku


Stop whining, be grateful. Kadang kita gak sadar, selalu merengek dan lupa bersyukur dengan apa yang kita dapat. Dan di quotes ini mengingatkan untuk selalu bersyukur hal sekecil apapun. Karena orang lain belum tentu bernasib sama dengan kita :)

#88LoveLife dikemas dengan berbagai quotes yang apik dengan ilustrasi yg supeeer cute, beberapa ceritanya sama dengan kehidupanku. Dan pada saat itu aku bingung untuk menentukan aku harus mengerjakan apa. Aku merupakan mahasiswa di Fakultas Kedokteran di Bandung, tetapi aku merasa passion ku di bidang design, aku ingin sekali mengembangkan design ini dengan waktu yang sangat terbatas karena kesibukan ku menjadi mahasiswi FK dan nyaris menyerah. Akhirnya setelah membaca #88LoveLife, qutes ke 70 mengatakan "The journey to understand what we want to be in life, can be very though and full of challenges, but never give up because eventually it will all just come tou you-like a soulmate" akhirnya sambil aku menyelesaikan kuliahku, aku ber-wirausaha dengan design ku. aku yakin perjalanan ini semua ada manfaatnya. Aku bisa menjadi dokter yang memiliki usaha di bidang design, aku yakin ini adalah jalan terbaikku. Dan sekarang aku menjalaninya dengan sangat enjoy!

Tuesday, August 23, 2016

Berteman dengan Kesendirian

Selama ini aku berteman dengan kesendirian. Iya, sendiri. Karena aku masih bisa melakukannya, itu prinsipku. Aku berusaha berteman dengan siapapun tapi aku harus bisa sendiri tanpa siapapun, karena tanpa kita sadari orang-orang disamping kita datang dan pergi secara bergantian. Baik itu teman/sahabat/pacar (Kecuali keluarga). Aku tak perlu pacar karena dalam islam tidak ada pacaran. Aku pun pernah merasakan pacaran tapi tidak untuk diulang, aku yakin ini saatnya sendiri sampai waktunya tepat. Islam memberikan mu hak cinta tetapi cinta yang halal. Ingin sekali rasanya aku menyimpan kesendirian ini sampai tiba waktu yang tepat (InsyaAllah). Iya itu prinsip. Disaat orang lain pacaran, membawa pacarnya ke rumah & dikenalkan ke orangtuanya (bahkan tidak tau sampai kapan masa pacarannya), ketika orang lain di mall bersama kekasihnya, ketika semua kegiatan dilakukan dengan pacarnya, manis-manisnya pacaran itu semua karena setan :) 

Sebab itulah aku senang dalam kesendirian. Sepahit-pahitnya adalah berharap dengan manusia, karena berharap selain Allah itu membuat kecewa. Lalu mengapa masih berharap? itu prinsip kedua ku. Dulu, aku sering marah/ngambek/bt jika ada teman yang tidak mau/membatalkan pergi denganku. Tapi sekarang, aku enjoy menjalaninya. Aku tidak perlu khawatir siapa temanku, aku tidak perlu marah jika temanku membatalkan janjinya untuk pergi bersama ku, karena kita orientasinya mengacu pada Allah. Berharap itu sama Allah, jangan sama yang lain.

Walaupun banyak yang mengejek/bully(dengan maksud bercanda) kenapa jomblo lah atau hal apapun yang berkenaan dengan kesendirian, tapi gapapa. Asalkan jomblonya mulia, tidak mendekati zinnah. Iya untuk kamu yang membaca ini, janganlah engkau menghalalkan yang di haramkan, mengatakan bahwa pacaran syar'i lah, pacaran islami lah, atau merasa pacaran nya "gak ngapa-ngapain kok", pacaran nya mau nikah (kalo jadi sih itu juga) itu sama saja bohong.


Maka dari itu, aku berteman dengan kesendirian.
Mungkin beberapa orang mayoritas tidak percaya dengan prinsip ku, tapi inilah yang sesungguhnya.  

P.S : Tolong tegur aku bila aku melakukan pacaran, dengan melihatkan bukti tulisan ini. Karena aku ingin menjaga diriku seutuhnya. Aamin.

Thursday, July 07, 2016

Tentang Mimpi

That moment when......temen kamu sudah masuk ke dalam jenjang selanjutnya. Jenjang disini dalam arti kata menempuh pendidikan selanjutnya, ada yang dapet beasiswa, atau lanjut S2 nya, ataupun extension untuk S1 dari D3 atau mengambil kuliah profesi seperti Apoteker/Koass. Hehehe jalan orang kan berbeda-beda, begitu pula dengan aku yang masih mengenyam pendidikan di ujung PPSK (Program Pendidikan Sarjana Kedokteran). Statusku saat ini masih Soon to be S.Ked ya, hehehe. Jadi dokter itu lama, kalo mau cepet, ya gausah pilih jalan ini. Jadi dokter itu tujuannya ikhlas, kalo tujuannya kaya, mending jadi Pengusaha aja. 

Mungkin sekarang kerasanya berat, tapi kadang suka amaze sama perjalanan hidup yang sudah melangkah sejauh ini, one step closer to reach my dream! Dalam 2-3 tahun lagi aku akan menjadi dokter. Sebuah pencapaian yang sangatlah diimpikan dari dulu. Tapi kenyataannya.... profesi ini sungguhlah berat, karena berhubungan dengan "nyawa" manusia, makanya kuliahnya gak main-main.

Sampai saat ini, saya sih masih punya cita-cita untuk menjadi dokter-preneur. Menjadi dokter dan wiraswasta adalah bukan hal yang mudah untuk menjalankan keduanya. Dari sekarang, saya dituntut untuk dapat membagi waktu antar keduanya. Menjalankan project di HOW's Project membuat saya harus dapat bersifat fleksibel dimanapun dan kapanpun. Entah nantinya saya akan melanjutkan ke tahap PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) atau ngga, itu urusan nanti. Sampai sekarang juga banyak yang sering bertanya "Hen, mau ambil spesialis apa?" Lalu aku hanya jawab "Belum tau nih.. karena kata orang, kita bisa interest ke salah satu spesialis saat kita mengikuti stase di Koass nanti" Hehehehe.

Ketika saya berpikir jauh kebelakang, yaampun ternyata bisa juga ya survive dalam PPSK, gak nyangka... Tapi sebenarnya, tantangan selanjutnya pasti lebih berat. Mendengar cerita Kakak-kakak kelasku tentang koass, membuat ketakutan akan kehidupan di P3D (Program Pendidikan Profesi Dokter) nanti tak terbayangkan. Semoga masih bisa survive ya, aamiin. 

Btw, awal agustus nanti sudah saatnya sidang sarjana, semoga lulus dan dilancarkan. Doakan ya! :D

Finally! New Dashboard :D

Akhirnyaaaaa ganti juga design untuk dashboardnya. Lebih fresh kali yaaa :P

Kenapa pilih floral? karena aku lagi seneng sama yang berbau bunga-bunga, hahaha keseringan buat design floral gitu jadi pengen coba suasana baru.
Semoga jadi lebih sering update ya blognya, gak dianggurin :(

Monday, March 21, 2016

Belitung - Day 3 - Finish!

Hari ini, kita cuma mau jalan-jalan sekitar tanjung pandan dan pantai yang paling terkenaaal di film Laskar Pelangi! YEAYYYY

Dimulai dari sarapan di Mie Belitung yang terkenal, yaitu Mie Atep. Mie disini lain daripada yang lain, dan udah legendaris banget hehe seporsinya 21ribu dengan Es Jeruk Kunci andalannya. Ini minuman favorit di Belitung, tiap makan, minumnya es Jeruk Kunci ahahahahhaha


Lalu setelah sarapan, seperti biasa sebelum memulai perjalanan yaitu beli bensin. Langsung cus ke Tanjung Tinggi, sekitar 18km-an dari pusat kota. Ya gak terlalu jauh lah ya dibanding ke Manggar. Tanjung tinggi ini deket dengan tanjung kelayang, tapi diujungnya jalan nya beda..

Lagi-lagi kayak mimpi, datengin tempat yang aku biasanya cuma liat di tv. Hehe soooo gratefull. Allah mengabulkan satu-satu mimpiku.







Fyi, anginnya kenceng banget. Dan jadinya kita cuma sebentar di bebatuan ini hahaha

 

Lalu,  disana cuma foto-foto (as usual) dan minum es kelapa aja hahaha 
Kita balik lagi karena udah siang dan masih banyak tempat yang harus dikunjungi. Jadi balik dulu ke hotel dan cus ke Danau Kaolinnnn!!!

 Danau Kaolin ini kalo di Bandung, mirip sama Kawah Putih di Ciwidey, bedanya yang ini bukan air belerang hehe

 

dan destinasi terakhir ditutup dengan ngopi di Kong Djie. Warkop di tanjung pandan yang ciamik! Harganya terjangkau, dan Wifi nya kenceng abis! Padahal warung kopi. Kalah sama coffee shop di kota-kota besar loh :P

 

 

Dan ditutup dengan insiden kopi tumpah hahahah lalu kita beli ice chocolate nya yang ga kalah enak dari kopinyaaa!! Oiya hari ke-3 juga harinya belanjaaaa. Sampe kalap hehehe belanja dari mulai krupuk sampe kaos. Karena besok musti check-out hotel dan balik ke Bandung. Rasanyaaa baru 3 hari aja udah langsung jatuh cinta sama Belitung hehehe Someday balik lagi yaaa!!!!

Kita check-out dari hotel dijemput Bapak Supir Taxi yang kemaren anter ke hotel.
FYI, check-in pesawat di Belitung gak kayak CGK HAHAHAHA gak harus maximal 1-2 jam pemberangkatan, bahkan katanya H-10menit aja gate masih buka. Wow hahahahaha udah kayak angkot aja ya hahaha

Terimakasih untuk yang baca blog itinerary ku dan Gina di Belitung dari hari 1-3 ya. Emang biasanya kita kalo traveling patokannya 4 hari 3 malam hehe lumayan puas, tapi masih banyak tempat buat di explore di Belitung. See you sooon Belituuung!!

Biaya hari ke-3 :

Bensin Rp 24.000 : 2 = Rp 12.000,-
Mie Atep = Rp 21.000,-
Es Kelapa = Rp 25.000 (harga aslinya 15.000)
Boker (Sebenernya ga bayar juga gapapa) = Rp 4.000,-
Oleh-oleh = Rp 207.000,-
Ngopi Kong Djie = Rp 17.500,-

Biaya hari ke-4 :
Taxi ke Bandara (Belitung) Rp 70.000 :2 = Rp 35.000,-
Damri Soetta-Lb Bulus = Rp 40.000,-
Primajasa Lb-Bulus-Tasik (Sampe Nagrek) + bagasi = Rp 56.000,-
Angkot : Rp 3.000,-


Total biaya hari 1-4 : Rp 2.072.500,-

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...